0

Cara Meningkatkan aim Valorant Buat pemula

Share

Ada banyak cara yang berbeda untuk meningkatkan kemampuan aim Valorant bagi pemula. Di sini, kami akan berusaha memberikan panduan paling komprehensif untuk mereka yang pertama kali mencoba Valorant.

Valorant dikenal sebagai game FPS yang memiliki pendekatan yang unik.

Hal ini terlihat dari berbagai aspek, seperti pemetaan peta, gameplay dasar, dan berbagai fitur menarik lainnya yang dihadirkan dalam permainan.

Jika Anda menganggap semua game FPS seragam, itu adalah kesalahan besar.

Oleh karena itu, kami akan memberikan panduan terbaik untuk meningkatkan ketepatan aim Valorant Anda, agar Anda mengerti mengapa permainan ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Dengan mengikuti tips meningkatkan aim Valorant ini, kamu akan melihat perkembangan gamesense yang signifikan. Hal ini akan membantu kamu beradaptasi dengan Valorant lebih cepat.

Nah, ayo simak ulasannya di bawah ini.

Cara meningkatkan aim Valorant untuk para pemula

Tidak masalah jika pada awalnya Anda masih belum mahir saat bermain Valorant. Terdapat panduan tentang bagaimana meningkatkan akurasi dengan cara berdiri dan menembak tanpa bergerak, tetapi sebenarnya prosesnya lebih kompleks daripada itu.

Menurut situs Topupyok, Berikut ini beberapa tips yang sangat penting untuk meningkatkan akurasi aim Anda dalam permainan Valorant, yang perlu Anda perhatikan agar keterampilan bermain Anda semakin berkembang dari waktu ke waktu:

Baca Juga  Cara Memainkan Gusion di Mid Lane pada Mobile Legends

Atur Crosshair

Crosshair merupakan elemen dasar yang memegang peranan penting dalam permainan FPS. Kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan posisi crosshair berpengaruh besar terhadap akurasi tembakan. Jika kamu kesulitan mengontrol crosshair dengan baik, hasil tembakanmu mungkin akan meleset dari sasaran.

Di dunia Valorant, penataan crosshair memiliki dampak besar. Anda harus memastikan crosshair selalu diarahkan ke bagian kepala dan tubuh lawan untuk hasil tembakan yang optimal.

Kenali senjata andalan kalian

Setiap senjata dalam permainan FPS memiliki potensi yang serupa, yaitu memberikan tingkat kerusakan pada lawan ketika diarahkan dan ditembakkan. Namun, dalam konteks yang lebih mendalam, penting bagi kamu untuk dapat mengidentifikasi senjata yang paling cocok dan optimal, yang sebaiknya menjadi pilihan utama sebagai senjata pamungkas dalam permainan.

Sebagai contoh konkretnya, dalam permainan Valorant, terdapat dua senjata unggulan yang patut diperhatikan: Vandal dan Phantom. Meskipun keduanya mempunyai reputasi yang sama-sama cemerlang, akan tetapi mereka memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal penggunaan. Jika Anda lebih condong kepada gaya menembak yang lincah dan penuh aksi, maka Phantom adalah pilihan yang lebih tepat. Namun, apabila Anda lebih mengutamakan ketepatan tembakan dan kesadaran situasional, maka Vandal adalah pilihan yang lebih sesuai.

Pahami dan kuasai recoil

Dalam konteks permainan FPS, termasuk Valorant, aspek ‘recoil’ memiliki peran penting. Walaupun beberapa permainan FPS mungkin tidak mengimplementasikan recoil, namun di Valorant, pemahaman dan penguasaan terhadap recoil sangatlah krusial agar kemampuan aim dapat berkembang dengan lebih baik.

Baca Juga  Cara Memainkan Gusion di Mid Lane pada Mobile Legends

Recoil, yang bisa diartikan sebagai gerakan tak terkendali saat menembak, memiliki implikasi yang cukup signifikan dalam konteks permainan. Pertanyaannya adalah, bagaimana strategi mengelolanya? Salah satu faktor pentingnya adalah memiliki perangkat mouse atau permainan yang memiliki kualitas yang baik. Terlebih lagi, performa DPI pada mouse juga dapat mempengaruhi sejauh mana Anda dapat mengontrol gerakan recoil saat melakukan klik menggunakan mouse tersebut.

Selain itu, perlu juga untuk memahami konsep ‘tap’, di mana dilakukan klik sekali pada tombol mouse, dan momen burst/hold ketika melakukan tembakan. Kedua prinsip ini memiliki dampak yang sangat penting terhadap pola recoil senjata di dalam permainan.